PEMAHAMAN SISWA KELAS V MADRASAH IBTIDAIYAH TENTANG NILAI AFEKTIF LAGU NASIONAL “HALO-HALO BANDUNG” DI INDRAMAYU
Kata Kunci:
Affective values, National song, Character education, Halo-Halo BandungAbstrak
Perkembangan zaman dan arus globalisasi membawa pengaruh besar terhadap perilaku serta budaya generasi muda Indonesia, termasuk dalam selera musik mereka. Akulturasi budaya tersebut berdampak pada menurunnya apresiasi siswa terhadap lagu-lagu nasional yang sarat akan nilai-nilai kebangsaan dan pendidikan karakter. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemahaman siswa terhadap nilai afektif yang terkandung dalam lagu nasional Halo-Halo Bandung karya Ismail Marzuki serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam proses penanamannya di Madrasah Ibtidaiyah Nurul Ihsan Baleraja. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lagu nasional dapat menjadi media efektif dalam menanamkan nilai afektif, khususnya nilai nasionalisme, disiplin, dan tanggung jawab pada siswa. Faktor pendukungnya meliputi kerja sama antara guru dan orang tua dalam membimbing serta mengawasi perilaku siswa, sedangkan faktor penghambatnya berupa perbedaan karakter, tingkat konsentrasi, dan kemampuan siswa dalam memahami makna lagu. Dengan demikian, pembiasaan menyanyikan lagu nasional yang disertai penjelasan maknanya dapat memperkuat karakter dan semangat kebangsaan siswa sejak usia dini.
Kata kunci: Nilai afektif, Lagu nasional, Pendidikan karakter, Halo-Halo Bandung
Unduhan
Referensi
Azlina, N., Maharani, A., Mohammad, &, Baedowi, S., Syahrul Baedowi, M., Nusantara, U., Kediri, P., & Info, A. (2021). Implementasi Nilai-Nilai Pancasila Dalam Bidang Pendidikan Sebagai Upaya Menghadapi Era Revolusi Industri 4.0. Indonesian Journal of Instructional Technology, 2(02), 39–52. https://journal.kurasinstitute.com/index.php/ijit/article/view/131
Damariswara, R., Wiguna, F. A., Khunaifi, A. A., Zaman, W. I., & Nurwenda, D. D. (2021). Penyuluhan pendidikan karakter adaptasi Thomas Lickona. Dedikasi Nusantara: Jurnal Pengabdian Masyarakat Pendidikan Dasar, 1(1), 25-32.Frasandy, R. N., Nurwatni, & Rahmawati. (2021). Implementasi Nilai Penguatan Pendidikan Karakter Di MIN 1 Kota Padang. XI(1), 143–152. https://doi.org/https://doi.org/10.15548/jta.v11i2.3228
Hambali, M. (2017). Pembelajaran Berbasis Kehidupan: Konsep Dan Implementasinya Dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia. WASKITA: Jurnal Pendidikan Nilai Dan Pembangunan Karakter, 1(1), 129–136. https://doi.org/10.21776/ub.waskita.2017.001.01.8
Irawansyah, B., Sugiarto, B. L. P. D., Lutfiah, I., & Ertanti, D. W. (2025). Implementasi Karakter Nasionalisme Peserta Didik melalui Pembiasaan Menyanyikan Lagu Nasional di Sekolah Dasar. Ainara
Junaid, H. (2012). Sumber, Azas Dan Landasan Pendidikan (Kajian Fungsionalisasi Secara Makro dan Mikro Terhadap Rumusan Kebijakan Pendidikan Nasional). Sulesana: Jurnal Wawasan Keislaman, 7, 84–102. http://journal.uin-alauddin.ac.id/index.php/sls/article/view/1380
Khan, Y. (2010). Pendidikan Karakter Berbasis Potensi Diri: Mendongkrak Kualitas Pendidikan. In Pelangi Publishing. Pelangi Publishing.
Magdalena, I., Fajriyati Islami, N., Rasid, E. A., & Diasty, N. T. (2020). Tiga Ranah Taksonomi Bloom Dalam Pendidikan. EDISI : Jurnal Edukasi Dan Sains, 2(1), 132–139. https://ejournal.stitpn.ac.id/index.php/edisi
Masruroh, S. (2021). Pengembangan Model Evaluasi Pendidikan Karakter Dalam Pembelajaran Di Sekolah. HAWARI : Jurnal Pendidikan Agama Dan Keagamaan Islam, 2(1). https://doi.org/10.35706/hw.v2i1.5342
Mintargo, W. (2018). Laporan penelitian Percepatan Guru Besar: Fungsi dan Makna Lagu Perjuangan Indonesia (Issue 1). http://repository.isi-ska.ac.id/id/eprint/3363
Muslich, M. (2022). Pendidikan karakter: menjawab tantangan krisis multidimensional. Bumi Aksara.
Nasution, S. (2010). Kurikulum dan Pengajaran. PT. Bina Aksara.
Oktavia, R., & Rismawati, R. (2022). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan. In Jurnal Ilmu dan Riset …. Alfabeta. http://jurnalmahasiswa.stiesia.ac.id/index.php/jirm/article/download/4463/4467
Pramita, R. D. (2022). Strategi Guru Ppkn dalam Meningkatkan Karakter Cinta Tanah Air Untuk Mengantisipasi Gerakan Radikalisme di SMP Islam Al A’la Loceret Nganjuk. Kajian Moral Dan Kewarganegaraan, 10(3), 508–522. https://doi.org/10.26740/kmkn.v10n3.p508-522
Rosi, E. F. (2016). Teori Wawancara Psikodignostik. In PT Leutika Nouvalitera. PT. Leutika. https://books.google.co.id/books?hl=id&lr=&id=uS96DwAAQBAJ&oi=fnd&pg=PA1&dq=wawancara+adalah&ots=zIRbqPyh8g&sig=SCwp-WZGwCUaeVGYFEmtsoPC8vQ&redir_esc=y#v=onepage&q=wawancara adalah&f=false%0Ahttps://www.google.co.id/books/edition/Teori_Wawancara_Psikodign
Rukajat, A. (2018). Pendekatan_Penelitian_Kuantitatif_Quanti. DEEPUBLISH.
Santoso, G., Sakinah, R., Hidayat, A. S., Ramadhania, A., Sabila, T. N., Safitri, D., & Geifira, G. (2023). Mengenal Lagu Daerah dan Lagu Nasional Republik Indonesia sebagai Pendidikan Multikultural bagi Mahasiswa. Jurnal Pendidikan Transformatif (Jupetra), 02(02), 325–335. https://doi.org/https://doi.org/10.9000/jpt.v2i2.371
Tilaar, H. A. R., & Hapsari, S. D. (2004). Multikulturalisme: Tantangan-tantangan global masa depan dalam transformasi pendidikan nasional. Gramedia Widiasarana Indonesia (Grasindo).
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Journal of Islamic Studies

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.